Slider

Recent Tube

Wisata

News Scroll

Favourite

Event

Culture

Gallery

Liger (portmanteau dari Lion dan Tiger)

  Liger (portmanteau dari lion dan tiger) atau dalam Bahasa Indonesia bisa disebut sebagai simau (portmanteau dari singa dan harimau) adalah nama hasil kawin silang antara seekor singa jantan dan seekor harimau betina.. Secara umum, hasilnya adalah seekor singa dengan belang khas harimau berukuran gigantis. Saat saya bilang ‘gigantis’, saya benar – benar bicara tentang seekor kucing raksasa yang lebih besar dari manusia! Seekor Liger betina panjangnya rata – rata mencapai 3,05 m dan beratnya sekitar 320 kg.


   
   Jika seekor singa jantan dikawinkan dengan seekor liger, maka akan menghasilkan liliger yang lebih dominan seperti singa. Sedangkan jika seekor harimau jantan dikawinkan dengan seekor liger, maka akan menghasilkan tiliger yang lebih dominan seperti harimau.
   Bentuk serta ukuran Liger yang tidak wajar ini diakibatkan oleh adanya Imprinted Genes, yaitu gen – gen yang tidak terdapat di gen induk. Gen ini biasanya timbul akibat proses hibrida yang tidak lazim (ya contohnya perkawinan singa dan harimau) dan sangat mempengaruhi pertumbuhan hasil hibrida yang lahir. Hormon juga mempengaruhi keadaan ini. Penelitian terhadap keadaan hormone Liger menunjukkan bahwa Liger memiliki hormone yang menjadikan kondisi pertumbuhannya berlangsung terus – menerus. Liger jantan dipastikan steril (mandul), sehingga ia terus berada dalam kondisi pertumbuhan pra-puber, yang tentu saja membuat pertumbuhan badannya terus berlangsung. Liger betina, walaupun fertile (tidak mandul), tetap memiliki ukuran yang luar biasa.
   Perkawinan ini merupakan sesuatu yang sifatnya melawan hukum alam. Di alam liar, perkawinan ini mustahil terjadi. Sama mustahilnya seperti mengharapan perkawinan gorilla dan manusia. Kecuali ada kehendak dari kekuatan besar di luar sana, semacam mukjizat. Perkawinan ini terjadi akibat ‘kecelakaan’ (married by accident hahah) di kebun binatang, saat harimau dan singa berada – entah bagaimana – ada di satu kandang. Oleh karena itu, ini pentingnya menjaga hubungan dengan yang bukan muhrim hihi, supaya tidak ada ‘kecelakaan’. Dalam kasus lain, perkawinan ini justru disengaja agar mendapatkan peranakan yang luar biasa ini. Kesengajaan ini biasanya dilakukan kaum kolektor atau sirkus.
   Seperti segala sesuatu yang melawan hukum alam, perkawinan ini pun menjadi petaka bagi peranakan yang lahir. Petaka pertama adalah kemandulan yang dialami oleh Liger jantan. Walaupun ia tetap memiliki hormone testoteron yang normal serta beberapa kali didapati sedang bercinta dengan Liger betina, tetapi tetap saja ia tidak akan dapat memproduksi keturunan. Petaka kedua, biasanya binatang semacam ini memiliki cacat tubuh, kesehatan yang buruk, serta usia yang pendek. Umur Liger rata – rata hanya 20 tahun. Liger tertua yang pernah hidup mencapai 24 tahun. Oh ya, satu lagi, karena sejak dalam wujud janin pertumbuhan Liger sudah abnormal, proses melahirkan dapat mengakibatkan kematian sang induk. Ironis sekali bukan?
   Berdasarkan Association of Zoos and Aquariums, kebun binatang yang terakreditasi tidak melakukan hibrida antar spesies yang berlainan. Pemisahan antar spesies pun menjadi prosedur standar kebun binatang. Sehingga, seharusnya, tidak terjadi peranakan Liger dengan sengaja di kebun binatang yang baik. Walau demikian, beberapa kasus kecelakaan menyebabkan kelahiran Liger.
   Saya jadi tidak habis pikir, bagaimana mungkin ada orang – orang yang tega dengan sengaja melakukan hibrida ini dengan seenaknya demi menghasilkan uang. Kenyataannya, tempat – tempat seperti Jungle Island di Miami atau sirkus – sirkus yang menggunakan binatang sebagai tokoh utamanya, melakukan kegiatan keji ini. Belum lagi para kolektor freak yang senang memelihara binatang buas di halaman belakang rumahnya. Mengapa keji? Sebaiknya kamu ingat lagi petaka – petaka yang binatang ini harus derita saat terlahir di dunia.
Banyak lembaga yang menentang hal ini, salah satunya yaitu Big Cat Rescue http://www.bigcatrescue.org/. Disana terdapat informasi yang cukup serta link – link yang edukatif. Jangan biarkan orang – orang bertindak sesuka hati dan menindas binatang! Setiap mahkluk hidup punya hak untuk hidup. Manusia bukan mahkluk yang ‘maha’ sehingga bisa seenaknya di atas muka bumi.

Source: https://www.beritaunik.net/

Burung-Burung Paling Mematikan Di Dunia


Eagles Elang adalah binatang yg kuat (cukup kuat untuk mengangkut sesuatu yang memiliki berat empat pon), burung agresif, dan meskipun mereka tidak banyak bahaya bagi manusia di alam liar, dalam ruang tertutup cakar dan paruh mereka dapat membahayakan manusia dengan mudah. (FYI, mereka bisa makan sekitar setengah kilo ikan dalam empat menit.)




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEizdBuuTVl-XjxIl_Fx3SE3QtTVf6iPxAzqTuLNZmMqTyNQIIDt2hRr7rSW34-CgvuUUrxgVNHPRx7GFv4Zx9RilnR9Z1w8hSwEIruVZGLP3AZAUQ_IXl-zFrC0pGgzn07bxghpr8VuP6A/?imgmax=800
Hawks and Falcons Seperti burung pemangsa lain nya, mereka memiliki cakar tajam dan paruh kuat yang digunakan untuk berburu, bersama dengan kecepatan dan kelincahan, menciptakan bahaya serius bagi manusia, bahkan jika hanya burung bayi (paruh nya ‘juga dapat dikonfigurasi secara khusus untukmemotong melalui saraf tulang belakang dari mangsa mereka).


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6GTap_wrK0HI7ZeaXebh-5BwdVmWhhTe05G-ZiKXSgUf1h7BA2O9nBeP2bURslEQouf81pXBmqXhwQCk_ZSO8XsQI3m9KNgZVpkWbWzrOJx7OCoaRGwInf8Jweci96-lY0TrMGU0JCgo/?imgmax=800
Owls Burung hantu adalah raptors, atau burung pemangsa, dan mereka menggunakan cakar dan paruh untuk membunuh, menangkap dan makan. Dalam sebuah ruang tertutup, atau jika burung itu ada dalam ketakutan atau gelisah, bisa berakibat sangat buruk kepada Anda.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgIheTGatSSxJqzY71UwxLK62XneJnSNzzCTnokQ3m1nkYah5vsrlmnB-SxjREpbLd6kmCJ16jNUA99R9eV9A98_LgLAdsQFswMOYPvpUXTteF2375lcslonHwZhEXouBnGigMihIyCkc8/?imgmax=800





Seagulls Burung camar sangat agresif dan dikenal sering menyerang dan bahkan mematuk di kepala orang-orang untuk melindungi sarang dan anak nya. Bahkan, orang-orang Inggris terpaksa membawa payung untuk menghindari serangan itu, setidaknya seorang wanita dibawa ke ruang gawat darurat dengan paruhnya karena luka mendalam di kepala, dan anjing-anjing dibunuh oleh burung-burung.



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2zEaJg1kurabc1xfe526SvyDxMKw76lJkTyPv2h_bv8PFc73X42DZNcFjEytrz9WHIlEstr4SQ4T6EPfrsWs5b-gV4B4qgX_hnn0WL94iVZTCQ1ho_uSJ6hXNkONR7isKmBojK8IeLzc/?imgmax=800
Canada Geese Angsa Kanada sangat agresif, terutama jika Anda (sengaja atau tidak sengaja) mendekati sarang mereka atau anak mereka, maka mereka akan mengejar Anda hingga pergi dan bahkan menggigit Anda.







https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpSVSG1h7e08cGwmGV7_G13tc6VwlUOfIBo4E86r7DbhtIndSv5FjXLTYZ5kc4diia93_cXeHnFLzodY-pZASGRaEa4mzeUZZ49O68rI8-jX2x1T2WBpnt5E7ZYUr4ZWZj0dseBAPTIKc/?imgmax=800
Ostriches Burung unta adalah burung gugup dan dapat berbahaya. Mereka merupakan burung terbesaryang masih ada (mereka dapat mencapai lebih dari sembilan meter dan 350 pon) dan kecepatan mereka berlari sangat besar (mencapai 30 mil per jam selama 10 mil lurus). Seperti burung kasuari, mereka memiliki kaki yang kuat (tendangan mereka dapat membunuh seekor hyena), juga mempunyai cakar tajam.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi10buuN1PQfNNk5N7TC8D-WME-8YwvqlKbtn9_qCJuOmUXmD8GmOOtJuqCvrRJwTF4ukmlDyn2pux8TvLmLK7ojS7iZj2g0ew_aKyLlNSC7cV_P0zGVTVjGUInObBTQd20Qu0J84TEYVg/?imgmax=800


Cassowaries Kasuari, sebuah spesies terancam punah, burung besar yang hidup di hutan hujan, hutan dan rawa di Australia. Kasuari tidak bisa ditebak, agresif dan dikenal untuk kaki besar mereka, dan juga mencakar. Tendangan mereka mampu memecahkan tulang, dan cakar mereka telah bisa disamakan dengan belati.





Buaya bentuk aneh dari jaman dinosaurus


Buaya, mungkin agak jarang kita lihat kecuali saat kita mengunjungi kebun binatang atau kebetulan kamu tinggal di daerah yang memiliki habitat buaya, salah satu predator terganas di muka bumi ini adalah salah satu seleksi alam paling kejam, dimana saudara-saudara sereptilnya musnah dan punah disaat asteroid raksasa menghantam bumi 65 juta tahun yang lalu mahluk ini secara luar biasa mampu bertahan hingga sekarang.
bagaimana mereka bisa bertahan? ternyata hampir semua mahluk jaman purba yang masih hidup sekarang bisa selamat karena bisa bertahan di dalam air sebagai salah tempat paling aman dari bencana alam. untuk mengenal pebih jauh tentang buaya saya ajak kamu untuk mengenal jenis-jenis buaya yang hidup di jaman purba dulu, disimak ya.. 
1. BoarCroc (Kaprosuchus saharicus)



Kaprosuchus adalah sebuah genus yang telah punah dari mahajangasuchid crocodyliform. Hal ini diketahui dari tengkorak yang ditemukan di Upper Cretaceous Echkar Formation di Niger.Namanya yang berarti “BoarCroc” dari bahasa Yunani kapros (“babi hutan”) dan souchos (“buaya”) mengacu pada gigi yang luar biasa besar yg berbentuk taring yang mirip dengan babi hutan. Buaya ini telah dijuluki “BoarCroc” oleh Paul Sereno dan Hans Larsson yang genusnya pertama kali dijelaskan di dalam monografi yang diterbitkan dalam ZooKeys pada tahun 2009 bersama dengan crocodyliformes Sahara lainnya seperti Anatosuchus dan Laganosuchus.
Kaprosuchus diperkirakan memiliki panjang sekitar 6 meter.Buaya ini memiliki tiga set gigi yang seperti gading yg berbentuk taring yang ada di bagian atas dan di bawah tengkorak, jenis gigi ini tidak terlihat dalam crocodyliform lain yang sudah dikenal.Karakteristik lain yang unik dari Kaprosuchus adalah adanya tanduk berkerut terbentuk dari tulang squamosal dan parietal yang keluar dari tengkoraknya.
2. RatCroc (Araripesuchus rattoides)



Fossil-nya ditemukan di Maroko.Panjangnya tiga kaki.Mempunyai sepasang gigi di rahang bawahnya untuk menggali untuk mencari makanan.
3. PancakeCroc (Laganosuchus thaumastos)



Pada panjang 20 kaki, PancakeCroc sama besarnya dengan buaya terbesar yang hidup sekarang ini.Tapi kedua rahangnya benar-benar tipis, rapuh, dan kurang bertenaga. Karena rahangnya tidak cukup kuat untuk berkelahi dengan mangsanya, Paul Sereno percaya dia makan di bawah air, hanya dengan membuka mulutnya dan menunggu mangsanya datang.
4. DuckCroc (Anatosuchus minor)


Diciptakan untuk bergerak di darat, DuckCroc mungkin sangat cekatan, serta cepat larinya. Scan otak menunjukkan otak DuckCroc dikelilingi oleh kantong udara – itu adalah organ turbocharged yang membutuhkan pendinginan. DogCroc juga memiliki karakteristik serupa.
5. DogCroc (Araripesuchus wegeneri)



Makhluk ini terlihat aneh, kurus, dan tampak seperti anjing berkulit tebal. Mereka mengendus tanah saat mereka pergi, dan juga mengendus udara dengan hidungnya. DogCroc adalah ahli melarikan diri- siap untuk berenang menjauh dari dinosaurus atau lari dari buaya lain. Seperti DuckCroc, DogCroc memiliki otak besar untuk berpikir, dan merasakan.

Spesies Terbaru, Penemuan Fosil Tarsius

Para ilmuwan telah berhasil menemukan spesies baru tarsius purba yang hidup kira-kira 13 juta tahun yang lalu. Mereka menyadari fosil tulang rahang tarsius yang ditemukan merupakan spesies baru karena kunikannya dibandingkan tulang hewan sejenis. Spesies tarsius itu dinamai 

Tarsius sirindhornae.

Dalam penelitian itu, mereka menemukan sebanyak 18 fosil tulang rahang ditemukan di dekat lokasi pertambangan Propinsi Lampang, Thailand. Setiap tulang rahang dilaporkan memiliki 4 gigi kecil.

Tarsius adalah primata kecil yang merupakan nenek moyang monyet dan manusia. Hewan ini memiliki mata besar dan aktif pada malam hari. Kini paling banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara.

"Tarsius, dulu dan sekarang, masih sangat langka. Jadi Anda bisa membayangkan kalau menemukan 18 fosilnya. Itu sangat luar biasa," kata pimpinan penelitian Yaowalak Chaimanee, geolog dari Departemen Sumber Daya Mineral Thailand.

Berdasarkan analisis fosil, Chaimanee mengatakan, spesies tarsius baru tersebut diperkirakan memiliki berat total 180 gram. Dengan demikian, spesies tersebut merupakan tarsius terbesar yang pernah ada.

Fosil tarsius saat ini memiliki gigi tajam dan memakan serangga dan mamalia kecil. "Fosil tarsius yang kami temukan memiliki gigi melingkar. Kami memperkirakan tarsius ini memakan sesuatu yang berbeda," katanya.

Chaimanee berpendapat, area di dekat pertambangan ketika tarsius hidup dahulu merupakan hutan lebat. Ia juga memperkirakan bahwa fosil-fosil yang ada milik tarsius yang menjadi santapan predator saat itu. 

Bahaya Tarantula

Trantula warna biru/ Sazima
Tarantula warna biru disebut juga dengan Tarantula Sazima yaitu tarantula berwarna biru yang termasuk langka yang berasal dari Brazil. Brazil sendiri merupakan salah satu wilayah di bumi yang memiliki keanekaragaman hayati dan merupakan sumber utama penemuan spesies baru. Karena di Brazil sendiri terdapat hutan Amazon dan pegunungan Andes.

Namun, tarantula ini hampir punah dan hidupnya terancam oleh karena banyaknya perdagangan hewan gelap untuk peliharaan. Nama Latin dari spesies ini adalah Pterinopelma sazimai.



Bahaya Tarantula
Tarantula memberikan beberapa orang merinding karena mereka besar, badan berbulu dan kaki. Tapi laba-laba ini tidak terlalu berbahaya bagi manusia (kecuali untuk gigitan yang menyakitkan), dan racun ringan mereka lebih lemah dari lebah umumnya. Di antara penggemar arakhnida, laba-laba ini telah menjadi hewan peliharaan populer.

Tarantula berkala gudang kerangka eksternal mereka dalam proses yang disebut menyilih. Dalam proses itu, mereka juga mengganti organ internal, seperti alat kelamin perempuan dan lapisan perut, dan bahkan menumbuhkan kembali kehilangan pelengkap.

Ada ratusan spesies tarantula ditemukan di sebagian besar dunia tropis, subtropis, dan daerah kering. Mereka berbeda dalam warna dan perilaku sesuai dengan lingkungan spesifik mereka. Secara umum, bagaimanapun, tarantula adalah burrowers yang hidup di tanah.

Tarantula lambat dan disengaja penggerak, tapi pemangsa nokturnal dicapai. Serangga adalah mangsa utama mereka, tetapi mereka juga target buruan yang lebih besar, termasuk katak, kodok, dan tikus. Laba-laba Amerika Selatan burung-makan, seperti nama menyarankan, bahkan mampu mangsa pada burung kecil.

tarantula A tidak menggunakan web untuk menjerat mangsanya, meskipun mungkin spin kawat perjalanan ke sinyal peringatan ketika sesuatu pendekatan liang nya. Laba-laba ini ambil dengan pelengkap mereka, menyuntikkan melumpuhkan racun, dan pengiriman korban musibah mereka dengan taring mereka. Mereka juga mengeluarkan enzim pencernaan untuk mencairkan tubuh korban mereka sehingga mereka mampu menyedot mereka melalui bukaan jerami seperti mereka mulut. Setelah makan besar, tarantula mungkin tidak perlu makan selama sebulan.

Tarantula memiliki beberapa musuh alami, tapi tawon pepsis parasit adalah pengecualian hebat. Tawon tersebut akan melumpuhkan sebuah tarantula dengan sengatan dan bertelur pada tubuh laba-laba. Ketika telur menetas, larva tawon ngarai diri pada tarantula masih hidup.

ritual perkimpoian sendiri yang tarantula dimulai ketika pria spins web dan sperma deposito di permukaannya. Dia copulates dengan menggunakan pedipalpus nya (pendek, pelengkap leglike terletak dekat mulut) dan kemudian scuttles pergi jika ia bisa-wanita kadang-kadang makan pasangan mereka.

Wanita segel baik telur dan sperma dalam kokon dan menjaganya untuk enam sampai sembilan minggu, ketika sekitar 500 sampai 1000 tarantula menetas.


Dinosaurus yang masih ada sampai sekarang

Makhluk ini dipercaya "MASIH" hidup di perairan Danau Loch Ness wilayah utara Skotlandia, Inggris. Ratusan orang selama ratusan tahun mengklaim pernah melihat wujud monster menyembul di permukaan danau yang senantiasa tenang itu. Namun hingga kini, monster yang berjuluk Nessie itu tetap menjadi misteri. Apakah monster ini memang ada?

Sejumlah ilmuwan selama puluhan tahun terakhir berupaya keras melakukan serangkaian penelitian terhadapnya, namun Nessie–seperti kebanyakan makhluk legenda lainnya-memilih untuk menyembunyikan identitasnya, mengubur diri di kedalaman danau yang belum terselami hingga ke dasarnya itu.



Kisah tentang Nessie diawali oleh sebuah deskripsi dalam naskah kuno dari abad ke-7. Dalam sebuah catatan tentang rohaniawan Kristen berjudul “Life of St Columba” tulisan Adamnan, ada satu penjelasan mengenai sesosok monster di Danau Loch Ness.


Disebutkan pada tahun 565, rohaniawan St Columba menolong orang-orang Suku Pict (penduduk Skotlandia Kuno) yang tiba-tiba diserang makhluk air raksasa saat berlayar di Danau Loch Ness. Dengan merapal doa dari daratan, St Columba berhasil mengusir monster tersebut.


Sejak itu, tak ada penjelasan lagi soal Nessie, tetapi ia tetap dibicarakan hingga penghujung tahun 1800-an. Lalu di tahun 1930-an, isu kemunculan Nessie kembali ramai diberitakan.


Hal ini sehubungan dibukanya jalan raya di sekitar danau yang memudahkan turis dan petualang melintasi area danau yang memiliki panorama indah itu.

Di abad ke-20, laporan pertama muncul pada April 1933 oleh pasangan suami istri John Mackay yang mengendarai sepedamotor di tepi jalan raya Danau Loch Ness. Mereka mengaku melihat Nessie sedang berjemur di tengah danau.
Kisah menggemparkan merebak pada 22 Juli 1933, saat George Spicer dan istrinya melaporkan penampakan sosok makhluk raksasa melintas di depan mobil mereka di sekitar Danau Loch Ness.



Dideskripsikan, makhluk itu setinggi 1,2 meter dengan tubuh sepanjang 8 meter, leher memanjang mirip belalai gajah sepanjang 3 meteran, sementara kepalanya kecil. Makhluk itu melintas berpuluh meter di depan mobil mereka.
Laporan lain pada 5 Januari 1934, seorang pengendara sepedamotor, Arthur Grant, melaporkan hampir menabrak sesosok “dinosaurus” di tepian utara Danau Loch Ness. Pukul 01.00 dinihari saat purnama, ia terkejut melihat kemunculan leher yang panjang di sisi jalan.


Makhluk itu menatapnya sesaat sebelum beranjak masuk ke dalam air. Ia pun mengejar makhluk itu, namun hanya melihat riapan air di permukaan danau.
Lantas pada 5 Juni 1934, seorang pembantu rumah tangga bernama Margaret Munro mengaku mengamati makhluk raksasa selama 20 menit. Pukul 06.30 pagi, dari jarak 180 meter, ia melihat gerakan di tepi Danau Loch Ness.


Disebutkannya, “monster” itu berkulit kasar mirip gajah, berleher panjang, kepala kecil dengan dua sirip pendek yang lebar menyerupai kaki. Makhluk itu kemudian menyelam ke dalam danau.
Bulan Mei 1943, CB Farrel dari Royal Observer Corps (Korps Observer Kerajaan Inggris) dikejutkan dengan penampakan Nessie di Loch Ness. Ia berada pada jarak 225 meter dari sesosok makhluk raksasa bersirip seukuran 9,6 meter dengan leher sepanjang 1,6 meter yang tiba-tiba muncul dari dalam air. Ia melaporkan secara resmi penampakan ini ke London.
Kemudian pada Desember 1954, sonar sebuah kapal nelayan Rival III menangkap citra makhluk raksasa kira-kira 150 meter di bawah kapal mereka di Danau Loch Ness. Citra tersebut muncul selama pelayaran setengah mil, sebelum akhirnya hilang dari pantauan.
Laporan sejenis banyak bermunculan hingga 1963, sampai akhirnya sebuah rekaman kamera amatir menampakkan sosok Nessie dari jarak sekian mil selama beberapa menit.


Foto dan Rekaman
Yang pertama kali mengklaim berhasil memotret Nessie adalah seorang pemuda tak dikenal. Ia mengabadikan gambar bayangan punggung Nessie yang sedang bermain air (1933). Foto ini tak jelas, kecuali siluet hitam berliku dan air yang menyembur.
Foto pertama yang paling menggemparkan dunia adalah buah karya R Kenneth Wilson pada 1934. Dokter ahli bedah ini memang sangat tertarik dengan legenda Nessie. Fotonya ini menjadi salah satu bukti penting tentang Nessie (di zamannya) yang memperlihatkan sosok makhluk berleher panjang, kepala kecil dan sebagian punuk yang menyembul di permukaan danau. Foto ini dikenal dengan kode “Surgeon’s Photo”. Setelah dikaji selama berpuluh tahun, pada 1994, foto ini dinyatakan hanya tipuan dan rekayasa.



Foto lainnya adalah karya Peter A Macnab (1955). Ia memotret bayangan punggung Nessie yang berenang di dekat sebuah kastil di Teluk Urquhart, Danau Loch Ness. Potret ini disimpan untuk diteliti.

Sementara pada 1938, GE Taylor, seorang turis asal Afrika Selatan mengklaim sebuah film tentang Nessie selama 3 menit dalam format film warna 16 mm. Tetapi film ini tak pernah dipublikasikan secara terbuka. Beberapa ilmuwan menganggap ini rekaman asli (walau tidak begitu jelas) dan menjadi bukti ilmiah penting tentang Nessie.

Lalu rekaman gambar yang lain adalah buah karya Tim Dinsdale (1960), seorang insinyur penerbangan. Ia berhasil merekam punuk makhluk raksasa sedang melintasi danau dengan riak air yang bergelora. Namun banyak yang menyangsikan film ini dan menyebutnya sebagai trik tipuan kamera semata. Namun penelitian ilmiah dengan peralatan lebih canggih di tahun 1993 meluruskan bahwa gambar tersebut adalah orisinil!


Beberapa ekspedisi dan penelitian dilakukan di sekitar Danau Loch Ness, namun tak satupun yang berhasil mengungkap misterinya. Bahkan ekspedisi ilmiah yang didanai British Broadcasting Corporation (BBC) pada 2003 juga tak membuahkan hasil. Tak ada yang tahu apakah Nessie ada atau tidak.

Apakah monster ini bersembunyi di bawah rerumputan Danau Loch Ness yang tebal di kedalaman sampai 240 meter? Ini tetap menjadi misteri yang menyelimuti danau sepanjang 37 km dengan lebar 8 km itu.



Belasan ekspedisi ilmiah modern sejak tahun 1967 sampai 2000-an sudah dilakukan di sekitar perairan Danau Loch Ness, namun tak satupun yang membuahkan hasil.
Namun sebuah temuan menggemparkan dipublikasikan pada penghujung Mei dan awal Juni tahun ini, yaitu sebuah rekaman gambar monster Loch Ness yang diabadikan Gordon Holmes.
Gordon Holmes (55 tahun), seorang teknisi laboratorium asal Shipley, Yorkshire, Inggris, mungkin satu-satunya turis yang paling beruntung. Saat berlibur di tepian Danau Loch Ness, ia dikejutkan penampakan monster Loch Ness yang legendaris itu. Holmes berhasil merekam gambar video Nessie tersebut pada 26 Mei 2007 dalam durasi belasan menit.
“Saya hampir tak memercayai mata saya saat melihat riapan air dan benda hitam (jet black thing) sepanjang 14 meteran (45 kaki) itu, bergerak cepat di permukaan air,” kata Holmes, seperti yang dikutip dari AP dan BBC dalam sebuah wawancara.
Holmes menjelaskan, makhluk itu bergerak lurus dengan kecepatan 10 km per jam (6 mil per jam).
Mengenai rekaman gambar ini, Adrian Shine, ahli biologi kelautan di pusat penelitian Loch Ness 2000 di Drumnadrochit, tepian danau tersebut, menyatakan akan meneliti hasil rekaman gambar tersebut.
Walau bersikap skeptis, ia sendiri kagum dengan kualitas citra vidoe tersebut. Karena dari beberapa rekaman gambar yang pernah dibuat tentang Nessie, rekaman Holmes adalah yang terbaik dan terjelas, lengkap dengan background pemandangan yang selaras dengan objek monster Nessie yang bergerak. Begitupun, Shine dan sejumlah ilmuwan lain akan melakukan penelitian intensif terhadap gambar tersebut dan mungkin akan melaporkan hasilnya pada Juli 2007.
Sementara sejumlah ahli lain menganggap rekaman itu bisa saja palsu atau rekayasa, namun melihat kualitas gambarnya yang prima, mereka belum bisa memastikannya. Ada yang menganggap rekaman yang juga sudah disiarkan BBC Skotlandia pada 29 Mei 2007 itu mungkin hanya citra belut raksasa.
Bentuknya memang mirip makhluk legendaris Nessie yang sama dengan sejumlah kecil laporan yang benar dari saksi mata terdahulu. Atau bisa saja spesies makhluk air lain yang belum dikenal. Setidaknya rekaman Holmes kembali membangkitkan antusiasme tentang misteri monster penghuni Danau Loch Ness.
Pasca pemutaran film itu, seorang penulis buku asal Inggris, William Hill, pada 4 Juni 2007, menawarkan hadiah 1 juta poundsterling bagi siapa saja yang bisa menyajikan bukti konklusif tentang keberadaan Nessie untuk Natural History Museum di London!

sumber : http://forum.megaxus.com/info-tips-and-discussion/misteri-monster-danau-loch-ness/